icon

KANDUNGAN HERBAL TERBAIK. Kombinasi beragam kandungan herbal Habbasyi

Habbatussauda yang terjaga kualitas dan kealamiannya, yang telah terbukti dapat membantu meningkatkan stamina dan imun tubuh

081110020199

Jl. Tole Iskandar No.45, Sukmajaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16412

Mengenal Beragam Jenis Minyak Zaitun dan Kegunaannya

Minyak zaitun atau olive oil telah dikenal sebagai minyak yang kaya akan manfaatnya bagi kesehatan. Namun, tidak semua minyak zaitun diciptakan sama. Ada beberapa jenis minyak zaitun yang berbeda yang tersedia di pasaran, masing-masing dengan karakteristik dan manfaat kesehatan yang berbeda-beda.

Jenis minyak zaitun diklasifikasikan berdasarkan proses pengolahannya. Dengan mengetahui beragam jenisnya, Anda dapat memilih minyak zaitun yang tepat untuk sesuai dengan kebutuhan.

Dalam artikel ini, kami akan membahas jenis-jenis minyak zaitun yang berbeda dan manfaat kesehatannya. Kami juga akan memberikan tips tentang cara memilih dan menggunakan minyak zaitun yang tepat untuk kebutuhan Anda.

Mengenal Minyak Zaitun Lebih Dalam

minyak zaitun

Minyak Zaitun

Minyak zaitun adalah minyak yang diekstrak dari buah pohon zaitun atau Olea europaea. Buah zaitun ini biasanya dipanen ketika masih hijau atau ketika sudah masak, kemudian diolah untuk menghasilkan minyak zaitun.

Minyak zaitun biasanya digunakan untuk keperluan memasak, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti membantu menurunkan risiko penyakit jantung, menjaga kesehatan kulit, dan membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Minyak zaitun juga merupakan sumber asam lemak tak jenuh tunggal yang baik dan antioksidan seperti polifenol dan vitamin E yang berguna bagi kesehatan. Terdapat beberapa jenis minyak zaitun yang masing-masing memiliki kualitas dan karakteristik yang berbeda.

Sejarah Minyak Zaitun dan Penggunaannya

Pada awal mulanya, minyak zaitun dikembang biakkan di Cekungan Laut tengah dan sudah digunakan sejak zaman nabi untuk memasak, kosmetik dan pengobatan.

Minyak zaitun semakin dikenal sejak Homer, seorang penyair legendaris Yunani Kunom yang membuat dan menyebut minyak zaitun sebagai “emas cair” dalam karyanya, Odyssey.

Mesin Press Buah Zaitun Kuno di Israel

Penggunaan minyak zaitun untuk kesehatan telah dimulai sejak 6000 tahun yang lalu. Hipocrates, “Bapak Ilmu Pengobatan” mengatakan bahwa minyak zaitun memiliki nilai terapi yang tinggi bagi kesehatan (Magdalena, 2014).

Lebih dari 60 resep terapi penyembuhan pasien menggunakan khasiat minyak zaitun telah dilakukan oleh Hipocrates sejak 400 SM (Orcy, 2008).

Mengapa Minyak Zaitun Begitu Populer?

Minyak zaitun begitu populer karena memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan tubuh, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Minyak ini kaya akan lemak sehat, mengandung antioksidan seperti flavonoid dan polifenol, serta sering digunakan dalam diet sehat mediterania yang tidak mengorbankan lemak sehat.

Selain itu, minyak zaitun juga bermanfaat untuk kecantikan. Diantara khasiatnya adalah menjaga kelembapan kulit, menyehatkan dan menguatkan rambut.

Oleh karena itu, minyak zaitun begitu populer dikalangan masyarakat dunia sejak dahulu kala sebagai minyak super kaya manfaat.

Mengenal Kualitas Minyak Zaitun

Fase Akhir Proses Pembuatan Berbagai Jenis Minyak Zaitun

Bagaimana Cara Mengevaluasi Kualitas dari Minyak Zaitun?

1. Aroma

Minyak zaitun yang baik memiliki aroma yang segar khas buah-buahan atau tumbuh-tumbuhan, seperti tomat, tanaman herbal, dan almond. Sedangkan, minyak zaitun yang buruk memiliki aroma yang tidak segar, asam, hingga terlalu tajam.

2. Rasa

Minyak zaitun yang berkualitas baik memmiliki rasa yang sedikit pahit dan pedas di lidah. Rasa tersebut berasal dari senyawa polifenol yang terdapat dalam minyak zaitun.

Rasa yang terlalu tajam ataupun asam dapat menunjukkan bahwa minyak zaitun tidak segar dan telah teroksidasi.

3. Warna

Minyak zaitun yang berkualitas baik tentu memiliki warna alami kuning kehijauan. Warna tersebut menunjukkan bahwa minyak zaitun dibuat dari buah zaitun yang masih segar dan sehat.

Sedangkan, warna yang terlalu gelap dapat menunjukkan bahwa minyak zaitun telah teroksidasi atau sudah terlalu lama disimpan.

Kriteria Penting dalam Memilih Minyak Zaitun yang Berkualitas

Kemasan Botol Gelap untuk Jenis Minyak Zaitun Terbaik

1. Pilihlah Botol Kemasan yang Gelap

Alangkah baiknya untuk tidak membeli minyak zaitun dengan kemasan yang transparan. Hal tersebut dikarenakan minyak akan terpapar sinar UV dan teroksidasi sangat cepat. Akibatnya, kualitas dan rasa minyak zaitun dapat berubah dan bahkan dapat menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi.

Oksidasi minyak zaitun terjadi ketika asam lemak dalam minyak zaitun teroksidasi oleh udara. Proses oksidasi ini dapat menyebabkan rasa dan aroma minyak zaitun menjadi tidak sedap. Selain itu, oksidasi juga dapat mengurangi kandungan antioksidan dalam minyak zaitun yang membuat minyak zaitun menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi.

2. Perhatikan Apakah Terdapat Endapan

Jangan memilih botol minyak zaitun yang terdapat endapan ataupun butiran-butiran yang terlihat jelas di dalamnya.

Hal tersebut menjelaskan bahwa minyak zaitun tersebut bukan kualitas terbaik karena tidak disaring (atau tidak disaring dengan benar) sehingga mempercepat oksidasi alaminya.

3. Pilih dengan Melihat Label pada Produk

Perhatikan detil seperti label yang mennunjukkan tahun panen atau produksi dari minyak zaitun, agar Anda dapat mengetahui berapa lama waktu terurainya polifenol.

Berbelanja di supermarket dan memeriksa label produk jenis minyak zaitun

Selain itu perhatikan apakah botol memiliki segel organik dan sebutan DOP (Denominazione di Origine Protetta) atau PGI (Protected Geographical Indication).

Penunjukan DOP dan PGI memastikan bahwa minyak zaitun tersebut ditanam dan dikemas secara lokal dengan menggunakan metode tradisional. Kedua sebutan tersebut memberikan jaminan kualitas dan menunjukkan dari mana minyak tersebut berasal.

Jenis-jenis Minyak Zaitun

Minyak Zaitun Extra Virgin (Extra Virgin Olive Oil/EVOO)

Minyak zaitun yang dianggap sebagai jenis yang paling sehat. Proses pembuatannya adalah menggunakan proses cold press sehingga tidak mengubah sifat kimiawi buah zaitun atau minyak yang dihasilkan. Proses ekstraksinya menggunakan metode alami dan standar untuk kemurnian dan karakteristik sensorik tertentu seperti rasa dan aroma.

Minyak ini aman diminum langsung dan menawarkan beberapa manfaat. Minyak zaitun extra virgin asli memiliki rasa yang berbeda dan kaya akan antioksidan fenolik. Beberapa senyawa fenolik ini telah terbukti memiliki efek antioksidan pada manusia, khususnya mengurangi risiko aterosklerosis dan kanker, serta memberikan manfaat antiinflamasi dan antimikroba.

Minyak zaitun extra virgin biasa digunakan sebagai saus salad atau untuk perawatan pribadi seperti kulit dan rambut. EVOO tidak boleh digunakan untuk memasak pada suhu tinggi karena dapat merusak nutrisi yang dikandungnya. 

Minyak Zaitun Virgin (Virgin Olive Oil/VOO)

Sama seperti EVOO, minyak zaitun jenis ini tak mengalami proses pemurnian (unrefined) dan juga tidak mengalami pemanasan atau menggunakan bahan kimia.

Secara kualitas, VOO berada di bawah Extra Virgin Olive Oil. Memiliki rasa yang lebih ringan, dan cocok untuk keperluan memasak dengan api kecil. Selain itu, minyak zaitun jenis ini juga cocok untuk perawatan kulit.

Pomace Olive Oil

Merupakan jenis minyak zaitun dengan kualitas paling rendah. Pomace Olive Oil dihasilkan dari sisa-sisa pengolahan buah zaitun setelah minyak zaitun virgin atau extra virgin diekstraksi.

Sisa-sisa tersebut kemudian diolah dengan menggunakan bahan kimia atau teknologi tertentu untuk memurnikan minyak dan menghilangkan zat-zat yang tidak diinginkan.

Memiliki kandungan lemak yang lebih rendah daripada EVOO dan VOO, rasa dan aroma Pomace olive oil cenderung lebih netral, dan merupakan jenis minyak zaitun paling murah di pasaran.

Minyak zaitun jenis ini cocok digunakan untuk memasak dalam suhu tinggi, pengolahan makanan dalam jumlah besar, dan sebagai campuran untuk produk perawatan tubuh seperti krim, lotion, dan kosmetik.

Refined Olive Oil

Merupakan minyak zaitun yang telah melalui proses pengolahan lanjutan dengan menggunakan bahan kimia atau teknologi tertentu untuk memurnikan minyak setelah pemerasan.

Proses tersebut dilakukan untuk menetralkan asam lemak bebas dan pemutihan agar menghasilkan minyak zaitun yang lebih jernih dan stabil.

Karena telah melalui berbagai proses pengolahan, Refined Olive Oil memiliki rasa yang lebih ringan dan kandungan nutrisi tidak sebanyak EVOO atau VOO. Namun, minyak zaitun jenis ini tetap menjadi pilihan yang baik untuk menggoreng atau memanggang dalam suhu yang tinggi.

Blended Olive Oil

Jenis minyak zaitun yang dibuat dari campuran antara minyak zaitun virgin atau extra virgin dengan minyak zaitun yang telah melalui proses pengolahan, seperti Refined Olive Oil atau Pomace Olive Oil.

Tujuan dari pencampuran ini adalah untuk menghasilkan minyak zaitun dengan rasa dan aroma yang lebih halus, serta kandungan nutrisi yang lebih seimbang.

Biasanya, campuran minyak ini terdiri dari sekitar 80-90% minyak zaitun virgin atau extra virgin, dan 10-20% minyak zaitun yang telah diolah.

Kualitas dari minyak zaitun Blended Olive Oil tergantung pada jenis dan proporsi campuran yang digunakan. Sebagai contoh, Blended Olive Oil yang menggunakan campuran minyak zaitun virgin lebih banyak akan memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dan rasa yang lebih kaya.

Di pasaran minyak jenis ini memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan EVOO dan VOO. Meskipun demikian, Blended Olive Oil dapat menjadi pilihan yang baik untuk memasak, memanggang, atau sebagai bahan dasar saus dan dressing karena kandungan nutrisinya yang masih cukup tinggi.

Kesimpulan

Minyak zaitun adalah salah satu Thibbun Nabawi yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Dalam artikel ini, kita telah membahas berbagai jenis minyak zaitun, termasuk minyak zaitun extra virgin, virgin, murni, dan aromatis. Setiap jenis minyak zaitun memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda-beda, sehingga penting untuk memahami perbedaan di antara mereka dan memilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

Dalam memilih minyak zaitun, pastikan untuk memeriksa label dengan teliti, memilih minyak zaitun dari sumber yang terpercaya dan berkualitas, serta menyimpannya dengan baik untuk menjaga kualitasnya. Selalu konsultasikan dengan ahli gizi atau tenaga medis sebelum mengubah diet atau rutinitas kesehatan Anda.

Menghadapi banyaknya pilihan minyak zaitun yang ada di pasaran, penting untuk tetap bijaksana dan selektif dalam memilih. Pilihlah minyak zaitun yang sesuai dengan kebutuhan Anda, sesuai dengan preferensi rasa dan aroma yang diinginkan, serta yang memenuhi standar kualitas yang tinggi. Dengan pemilihan yang tepat, Anda dapat menikmati manfaat kesehatan dan kelezatan dari minyak zaitun yang berkualitas.

Jadi, tidak ada salahnya untuk menjadikan minyak zaitun sebagai pilihan yang sehat dalam memasak dan merawat tubuh Anda. Salah satu rekomendasi minyak zaitun terbaik adalah TurOlive Zaitun Tursina Extra Virgin Olive Oil dari PT. Habbasyi Niaga Utama yang bisa Anda dapatkan di marketplace resmi HNU.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *